Secara normal, kutu demodek dikenal sebagai fauna yang menetap pada semua anjing. Namun kutu ini akan bertambah banyak jumlahnya jika anjing sedang mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh (immunodeficiency) ata dalam kondisi stres (immunosuppressed).
Anjing-anjing yang mempunyai kecenderungan immunosuppressed adalah :
Demodek juga terjadi karena faktor genetik/herediter. Ras anjing yang sering dijumpai di klinik kami dan menurunkan penyakit ini pada anak-anaknya adalah trah Dachshund, Chow Chow, Shar-Pei, German Shepherp (AGJ), Rottweiler, dan Pug. Sebaiknya anjing betina yang pernah mengalami penyakit ini tidak dikembangbiakan untuk memutuskan rantai penularan penyakit demodek.
Demodek tidak terlalu menular diantara anjing, namun demikian transfer kutu demodek dari induk ke anak-anaknya dapat terjadi setelah anakan berusia 3 hari.
Tanda-tanda klinis :
Diagnosis :
Dilakukan kerokan pada kulit yang agak dalam dari bagian tengah lesio / area kulit yang terkena demodek ke batas tepi antara kulit yang masih utuh dan kulit yang luka. Lalu diberi tetesan KOH 10% untuk dilihat dibawah mikroskop. Umumnya akan terlihat telur dan kutu demodek dewasa.
Pengobatan :
1. Kasus demodek lokal / setempat.
Jika dalam 2 minggu kutu demodek masih ditemukan dalam evaluasi kerokan kulit tersebut, dan bahkan terjadi penyebaran kepitakan kulit tersebut, maka umumnya kasus demodek menjadi demodek general.
2. Kasus demodek general :
3.Jika ada gatal, berikan obat antihistamin saja. Tidak memberikan preparat cortison pada kasus demodek karena akan memperparah dan tidak menyembuhkan penyakit.
Catatan :
Invermectin tidak boleh diberikan pada anjing trah Collie, Shetland Sheepdog, Old English Sheepdog, dan mix breed / keturunannya.
Amitraz mempunyai efek samping :
Pada dosis pengobatan dapat menimbulkan gejala :
1. Depresi, ngantuk selama 2-6 jam.
2. Tidak nafsu makan.
3. Muntah dan diare ringan.
4. PU/PD (haus dan kencing).
Pada dosis yang tinggi dapat menimbulkan gejala :
1. Depresi CNS.
2. Mydriasis, hupothermia, bradcardia, hypotension, kelemahan otot dan muntah.
3. Kencing tidak normal.
4. Ataxia dan gejala syaraf lainnya.
5. Kematian sering terjadi pada anjing dengan berat badan dibawah 9 kg.
Cara mengatasi jika terjadi keracunan yang disebabkan oleh Amitraz :
1. Over dosis karena mandi : Segera dimandikan dan dibilas lagi.
2. Over dosis karena terminum/terjilat : Berikan Norit atau obat induksi muntah. Yang terbaik adalah dengan memberikan antidota Yohimbine 0.1-0.2 mg/kg IV atau SC. Pengobatan boleh diberikan lagi setelah 2 jam dari suntuikan pertama.
3. Untuk penanganan secara supportive, berikan infus IV NaCl, jika perlu dapat diberikan anti muntah dan penghangat badan.
Sayangnya belum ada antidota/obat penangkal untuk mengatasi keracunan Invermectin atau Milbemycin.