Wow….seru para pengunjung melihat Anjing Kintamani Bali masuk kedalam pemilihan Best Of Group V pada pameran Perkin Jatim 12 & 13 April 2008 yang lalu. Ada 2 arti wow dari para pengunjung yang menyaksikan hal ini. Pertama, wow karena senang dan bangga akhirnya Anjing Kintamani-Bali diakui dan dihormati dinegeri sendiri. Kedua, wow karena sedikit (tidak 100%) mengganggap hal yang lucu atau menganggap hal ini hanya untuk lucu-lucuan saja.
Kebetulan saat itu saya sedang duduk bersama Ketua Umum Perkin Pusat Bpk.Soentono yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Anjing Kintamani-Bali. Saya tanyakan kepada beliau perihal ini dan beliau menjawab, “ Memang sudah diputuskan pada Rapat Kerja Nasional Perkin, kalau setiap pameran all breed yang diselenggarakan oleh Perkin wilayah harus mengikutsertakan Anjing Kintamani-Bali dan anjing ini juga diikutsertakan dalam pemilihan Best Of Group V”.
Yang lebih menghebohkan lagi, ternyata juri dari Kroasia Mr.Igor Selimovic menunjuk Anjing Kintamani-Bali sebagai pemenang Reserve Best Of Group Lokal. Kontan, seluruh pengunjung yang menyaksikan pemilihan group ini bertepuk tangan. Ada beberapa penonton yang bergumam yang sempat terdengar oleh saya: “gak salah tuh anjing kampung bisa menang?” , atau “kok Kintamani yang terpilih, bukannya ada trah yang lebih bagus seperti Chow Chow atau Pomeranian?”. Sayapun cukup kaget pada saat itu Anjing Kintamani-Bali bisa mengalahkan trah lain yang notabene kualitasnya jauh lebih istimewa.
Keesokan harinya pada pameran hari kedua, saya menyempatkan diri untuk bertanya kepada Mr.Igor Selimovic tentang mengapa dia memilih Anjing Kintamani-Bali sebagai Reserve Best Of Group Lokal pada pameran kemarin. Mr. Igor Selimovic menjelaskan, dia memilih Anjing Kintamani-Bali sebagai pemenang RBIS lokal untuk memberikan penghargaan kepada trah nasional dan PERKIN. Beliau ingin trah ini dimiliki para penggemar anjing di Indonesia karena trah ini adalah trah nasional. Jika trah ini dikembangbiakan oleh pecinta pameran maka trah Anjing Kintamani-Bali akan lebih cepat berkembang dalam segi kualitas. Pecinta anjing pameran atau breeder yang terbiasa membiakan anjing pameran biasanya sudah mengerti dasar breeding dengan memperhatikan bloodline dan anatomi. Mr.Igor Selimovic berharap trah nasional ini akan dicintai dan dimiliki setiap penggemar anjing di Indonesia untuk dikembangbiakan dengan baik sehingga trah ini menjadi populer. Jika trah ini sudah populer dan populasinya sudah banyak maka akan mempermudah jalan PERKIN untuk mengusulkan anjing ini untuk diakui sebagai trah murni oleh FCI.
Ketika ditanya apakah beliau mengerti anatomi Anjing Kintamani-Bali, beliau menjawab bahwa seorang juri harus mengerti pengetahuan dasar tentang anatomi derdasarkan groupnya. Dia juga menambahkan bahwa dia percaya Anjing Kitamani-Bali yang masuk dalam pemilihan Best Of Group merupakan Anjing Kintamani-Bali yang terbaik pada saat itu.
Dari pembicaraan ini saya berpikir, seorang juri asal Kroasia yang baru pertama kali melihat sosok Anjing Kintamani-Bali ini saja mau ikut serta mempopulerkan anjing ini dengan memilih menjadi pemenang Reseve Best Of Group Lokal. Masa, kita sebagai pemilik trah ini tidak mau turut mempopulerkan, tidak peduli dengan perkembangannya, atau malah mengejek sebagai anjing kampung. Anjing Kintamani-Bali yang memenangkan Reserve Best Of Group Lokal ini mungkin diberi pakan tidak sebaik seperti pakan anjing Golden Retriever, Pomeranian, AGJ atau trah yang berasal dari luar negeri lainnya yang sering memenangkan gelar Best In Show. Jika Anjing Kintamani-Bali diberi pakan yang baik, dikembangbiakan dengan cara yang benar dan disosialisasikan dengan baik maka niscaya suatu hari nanti sebutan “anjing kampung” untuk anjing ini akan menjadi kenangan. Malahan, trah ini akan dilirik pecinta anjing mancanegara dan akan menjadi sumber pendapatan bagi pembiak lokal yang serius mengembangkan kualitas Anjing Kintamani-Bali. Kalau bukan kita, siapa lagi?.
Happy Pets Grooming Mobile
Anda Telepon Kami Datang
Hubungi (021)558-5614 / (021)551-6029 (Jam kerja)
(Layar YouTube, Mohon Tunggu Sebentar)