Membangun Kemitraan Pengurus Dengan Pengurus, Anggota Dengan Anggota, Pengurus Dengan Anggota ( Suatu Pendekatan Hubungan )
A. POKOK PEMIKIRAN
Setiap anggota PERKIN dalam iklim organisasi yang demokratis, berhak atas pembinaan yang pasti, sejahtera, dan oleh sebab itu semua pihak harus bekerja keras, secara jujur dalam tatanan etika serta aturan AD / ART sebagai dasar organisasi.
Konsekuensi logis dari hak dan hasrat setiap anggota untuk keakraban hubungan dengan manfaat dan atas dasar kasih sayang yang tidak terbatas, maka kompetisi akan bergulir, berkembang positif, menuntut untuk diatasi secara cerdas.
Menyatukan potensi melalui organisasi PERKIN adalah salah satu cara mengelola dan mengatasi upaya pencapaian tujuan bersama dari para individu sehingga hal-hal yang tidak dapat diatasi secara individual diharapkan dapat dicapai melalui kerjasama individual dalam organisasi PERKIN.
Oleh sebab itu organisasi PERKIN pada dasarnya berkewajiban untuk mewujudkan harapan bersama ( common interest ) para anggota dengan cara demokratis, transparan, menge-depan-kan kepentingan bersama daripada kepentingan individu, serta akuntabel, baik kepada para anggota maupun terhadap publik, masyarakat per-anjing-an khususnya bahkan kepada Tuhan YME.
Sejauh mana harapan ideal ini dapat dicapai tergantung kepada kecerdasan pengurus organisasi dalam mengelola potensi organisasi dalam koridor etika berorganisasi.
PERKIN adalah organisasi dengan potensi yang besar, legal, tunggal secara nasional maupun internasional, bagi masyarakat per-anjing-an Indonesia.
Sehingga dengan pengelolaan yang tulus dan sungguh-sungguh, bervisi dan misi dari anggota untuk anggota dapat dikembangkan dengan pencapaian makna tersendiri dalam kehidupan, persahabatan, kebersamaan para anggota dalam hubungan berorganisasi.
B. PROPOSED AGENDA UNTUK PERKIN PUSAT
Perlunya perkembangan lebih lanjut, pandangan secara sederhana mungkin diperlukan agenda kerja untuk PERKIN antara lain sebagai berikut :
1. Pengembangan Divisi Perlindungan Hukum, Keamanan, Hak bagi para Anggota.
Dalam iklim organisasi PERKIN yang masih transitional kepastian perlindungan, kenyamanan berorganisasi sangat diperlukan para anggota PERKIN agar tercipta rasa tentram dan aman dalam nuansa persahabatan.
Ketidakpastian dan ketidak-tentraman adalah pengganggu iklim perkembangan bahkan cost bagi pelaku yang tidak bertanggung-jawab maupun PERKIN. Oleh karna itu pengurus PERKIN perlu merancang sistem pelayanan yang seragam dan perlindungan hak-hak para anggota dengan tepat.
Dalam pelayanan tentunya PERKIN PUSAT perlu bermitra dengan PERKIN Wilayah dan para anggota
2. Pengembangan Pendekatan Organisasi secara Modern.
Pendekatan organisasi yang perlu dikembangan oleh PERKIN, membangun image, trust and price achievable bagi semua masyarakat per-anjing-an. Dengan demikian, pameran (show), seminar (pembelajaran), cross subsidy (subsidi silang) bahkan charity bagi masyarakat tertentu pada moment tertentu sebaiknya menjadi pertimbangan dalam agenda operasional organisasi PERKIN.
Bermitra dengan organisasi sejenis yang bergerak dalam bidang yang sama dapat menimbulkan dualisme induk organisasi, kompetisi yang tidak sehat dalam pandangan masyarakat anggota PERKIN.
3. Pengembangan Investasi.
Investasi bukan hanya untuk profit oriented dalam organisasi hobis tetapi juga untuk kepentingan penciptaan massa, simpatisan, anggota, yang mutlak dibutuhkan oleh setiap organisasi.
Bilamana PERKIN dapat menjalankan pengembangan investasi untuk anggota maka PERKIN akan dilindungi oleh massa, simpatisan, masyarakat anggota PERKIN sendiri.
PERKIN sangatlah diperlukan oleh masyarakat per-anjing-an dengan demikian PERKIN akan tumbuh dan mekar bersama, dari anggota untuk anggota. Hal ini akan memberikan dukungan dan share bagi anggota PERKIN dalam organisasi yang tumbuh demokratis.
4. Pemantapan Administrasi.
Hak-hak anggota dan hak-hak pengurus organisasi mutlak perlu ditegakkan atas dasar musyawarah dan mufakat dalam melindungi keberadaan anggota dan pengurus dari kompetisi yang tidak sehat pada belantara organisasi.
Dalam membangun kemitraan, aspek individual (kepentingan pribadi) dapat diminimalisasikan dengan sportifitas, persahabatan bahkan dapat melahirkan additional people power, sehingga nantinya pendekatan kemitraan persahabatan telah menjadi trend global dalam dunia per-anjing-an.
“Bravo PERKIN ! , maju terus dengan visi dari anggota untuk anggota”
Terima kasih kepada Ketua Umum PERKIN Pusat Drs.Soentono M.M. atas kesediaannya memimpin PERKIN Pusat. Salut dengan hormat kepada seluruh pengurus PERKIN Pusat yang masih muda dalam organisasi PERKIN atas kesabaran, kebesaran hati, pengorbanan dalam mengemban tugas menjadi pengurus.